Matikan Ponsel!

Baru saja saya menerima sebuah email yang sifatnya informatif dan himbauan bagi setiap pengguna ponsel untuk selalu memperhatikan kapan dan dimana mereka harus (tidak ada kecuali) untuk mematikan handphone mereka demi kenyamanan dan keselamatan diri senidiri dan orang lain.

Sekarang ini handphone memang sudah salah satu kebutuhan masyarakat yang butuh berkomunikasi setiap saat dan dimana saja. Selain itu alat mini yang cukup canggih ini juga kada kala bagi kalangan tertentu merupakan bagian dari gaya hidup dan sarana untuk meningkatkan prestis yang bersangkutan dimata orang lain.

Salah satu kesalahan yang sering kali dilakukan para pengguna benda kecil ini adalah ketidakpeduliaan mereka terhadap peraturan di dalam pesawat untuk tidak mengaktifkan handphone pada saat take off, terbang dan landing. Padahal sebelum pesawat akan diterbangkan atau mendarat, seluruh penumpang sudah diperingatkan untuk menonaktifkan sahabat kecil mereka tersebut. Jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak melaksankan aturan di pesawat (kecuali yang bersangkutan memiliki gangguan pendengaran dan penglihatan sehingga tidak mampu menerima informasi yang disampaikan oleh kru pesawat secara lisan maupun yang disampaikan melalui gambar-gambar yang ada di pesawat).

Salah satu sumber mengatakan bahwa:

Informasi yang didapat dari ASRS (

Aviation Safety Reporting System) bahwa ponsel mempunyai kontribusi yang besar terhadap keselamatan penerbangan. Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh ponsel. Contoh kasusnya antara lain; 10 January 2000. Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja take-off dari bandara Zurich, Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat.
Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi.
Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang “final approach” untuk “landing” di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian, 23-9-1998).

Berikut merupakan bentuk ganguan-gangguan yang terjadi di pesawat:
Arah terbang melenceng, Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu , gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, gangguan sistem navigasi, gangguan frekuensi komunikasi, gangguan indikator  bahan bakar, gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti gangguan arah kompas diakibatkan oleh CD & game. gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy Semua informasi diatas adalah bersumber dari ASRS.
Dengan melihat daftar gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel.
Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik.
Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya.

Oleh karena itu bagi semua pengguna handphone patuhilah peraturan yang mewajibkan anda untuk menonakifkan benda kecil tersebut dimana dan kapan saja. Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam
pesawat terbang. Karena kita harus menyadari bahwa pelanggaran yang kita buat tidak hanya akan membahayakan jiwa kita tetapi dapat mencelakai orang lain. Jadilah orang yang mau peduli terhadap sekitar dan mau untuk ”Buka Mata dan Buka Telinga”.



3 Responses to “Matikan Ponsel!”

  1. “Oleh karena itu bagi semua pengguna handphone patuhilah peraturan yang mewajibkan anda untuk menonakifkan benda kecil tersebut dimana dan kapan saja.”

    Memang yang namanya benda kecil suka bikin susah, berguna siihhhhh.

  2. bAGUS jTAMIKO, NOTRE ANCIEN ETUDIANT, DEMANDE TON NUMERO DE PORTABLE, AUSSI, CELUI DE MME. NENNY, SELVY, ET OKTA. iL VA T’INVITER VISITER SON BATEAU AU MOIS DE FEVRIER.

    jatmiko_b.Jeannedarcoe@SkyFile.com

    CIMER

  3. D’accord….Je viens de lire son email…. En faite.. je n’ai que le numero de M. Sarsito…mais je demanderai a Cpt Selvy les autre numeros…

    Merci et bon courage pour vos jobs.

Leave a Reply