3 bulan di Bali

Sekarang sudah hampir 3 bulan mengajar di Bali…. Perkembangan siswa cukup lumayan walaupun ada bebeapa siswa yang terkesan sangat lamban bahkan AMAT SANGAT LAMBAN (nah lho….sudaah “amat”….”sangat” pula-> guru bahasa Indonesia dilarang PROTES!) perkembangan bahasa Inggris.

Rasa-rasanya kami (instruktur) sudah jungkir balik, sampe salto segala untuk membuat siswa maju sesuai dengan harapan dan target yang ingin dicapai. Banyak cara yang sudah dtempuh…tapi kemampuan segelitir siswa pentium 1 ini memang seperti itu adanya…..

Awalnya obsesi’ku….ingin melihat semua siswa berhasil…dan lulus dengan hasil yang baik pula….Tapi pada akhirnya aku harus menyadari bahwa kemajuan atau kesuksesan sesorang lebih banyak dipengaruhi leh faktor intenal dari pada faktor eksternal. Sekeras apapun sesorang berusaha untuk mengembangakan atau membuat orang lain itu menjadi lebih baik….akan bergantung pada bagaimana orang ersebut menanggapi stimulan yang atang dari luar dirinya. Jika ybs menanggap positif setiap stimulan positif yang ada…maka ia akan bergerak maju(bahkan meningkat pesat), tetapi jika ybs tidak bereaksi terhadap stimulan tsb….SAYONARA “kemajuan and kesuksesan” (in other word “I don’t need to be a successfull one…I’m satissfied with the way I am now” kasiaaaaan).

Kesimpulan final yang ada saat ini adalah “masa depan kita adalah pilihan kita….bukan tanggung jawab orang lain”.



Leave a Reply